Through God’s Eyes

Through God’s eyes by Poppy Ivone My youngest was born with a special ‘helmet’ of intact amniotic sac. The midwife told me this was rare and considered a good omen in many cultures. Interested, I read up on it and came across a community of people who were born this way – the caulbearers. One of the members commented, “I’ve always felt special all my life, I don’t know why. Then I found out I was born with a caul.” This statement struck me. Is that what it takes? Imagine basing one’s whole identity and self-worth on something as chancy as that. How precarious! Yet if we are to be honest with ourselves, we oft fall prey to the same mentality. We all want to “find ourselves” and desperately long for and search for anything that would give us an identity. Perhaps it is our wealthy family, intelligence, exceptional skills, many accomplishments, that worship-the-ground-you-walk-on boy(girl)friend, you name it. Now imagine having that taken away from you. Are you still special then? In a world where most things are fickle, flighty and subjective, trying to pin down a surety for the foundation of our identity is like chasing the wind. It is exhausting, not to mention damaging! Yet if we believe God’s words, it clearly tells us what God thinks of us, who He says we are. John Rinehart (2015) summarised this beautifully: 1. We are valuable You are fearfully and wonderfully made. You are children of God, heirs of God. You are no longer orphans. You belong to me. And I love you as a perfect Father. 2. We are new In my eyes, you are a brand new creation. The old has passed away; the new has come. Sin is no longer your master, for you died to sin and are now alive to me. You are utterly secure in me; nothing will be able to separate you from my love in Christ Jesus. And I will never leave you nor forsake you. 3. We represent Him You are the light of the world, a city set on a hill. You are now a saint, a servant, a steward, and a soldier. You are a witness and a worker. You are a citizen of heaven. You are an ambassador for my Son. Therefore, walk in a manner worthy of your calling. Unlike those fleeting ‘fluff’, we can take God at His words. Can you see yourself through His eyes? Jbu with new dimension! Sent from my iPhone

Knowing Christ

Knowing Christ (Mengenal Kristus) by Ps Samuel Yusuf “Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan AnakNya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firmanNya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Maha besar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepadaNya jauh lebih indah dari pada nama mereka.” – Ibrani 1:1-4 MARILAH KITA MEMERIKSA “PENGENALAN” KITA KEPADA KRISTUS YESUS Dari perjanjian lama yang dimulai dengan kitab Kejadian sampai perjanjian baru yang diakhiri dengan kitab Wahyu, Alkitab merupakan buku tentang Yesus Kristus. Dalam setiap kitab baik perjanjian lama maupun perjanjian baru, kita bisa menemukan bahwa kehidupan Yesus Kristus merupakan pusatnya. – Tuhan Yesus adalah pancaran dari segala kemuliaan Bapak Sorgawi, dan blue print dari seluruh keberadaan Tuhan semesta alam yang bisa kita lihat dengan kasat mata. – Tuhan Yesus jauh lebih besar dan berkuasa dari semua nabi-nabi, raja-raja, imam-imam yang hidup di perjanjian lama. Semua ritual dan upacara keagamaan dalam perjanjian lama, baik korban maupun penyembahan dan penyucian sudah digenapi dan disempurnakan dalam pribadi Yesus Kristus. – Tuhan Yesus adalah Imam Besar yang sesungguhnya! – Tuhan Yesus adalah Bait Allah atau Tabernacle yang sebenarnya! – Tuhan Yesus adalah nabi diatas segala nabi! – Tuhan Yesus tidak datang ke dunia ini sebagai pembawa pesan seperti para nabi! – Tuhan Yesus adalah satu-satunya pesan itu sendiri, hidupNya adalah pesan itu, bukan cuma sekedar sebagai Pembawa pesan Tuhan! – Tuhan Yesus adalah sumber inspirasi dari semua pesan yang dibawa oleh para nabi! Para nabi berkata ”Inilah Firman Tuhan… atau Thus said the Lord…”, tetapi Yesus berkata “Aku katakan kepadamu.. atau I say unto you..” Tuhan Yesus tidak datang untuk memulai suatu agama yang baru, Tapi Dia adalah perjanjian baru itu sendiri! Kekristenan adalah Kehidupan Yesus Kristus itu sendiri! Tuhan Yesus mengajarkan “I love you always”, “Follow Me”, “Come to Me”! Dalam Perjanjian Baru, – Tuhan Yesus adalah Master dari Perjanjian yang Dia Perbaharui lewat Tubuh dan DarahNya sendiri! – Tuhan Yesus adalah bukti dari semua pemenuhan janji-janji Allah kepada kita. – Tuhan Yesus adalah pewaris dari seluruh kerajaan Allah baik di Sorga, di bumi dan seluruh alam semesta! – Tuhan Yesus adalah Raja diatas segala raja yang berkuasa selamanya! – Tuhan Yesus mendapatkan semuanya ini dengan cara menjadi manusia, dan mengambil bagian hukuman dosa dari kita dan ditimpahkan atas tubuh dan darahNya dengan menyerahkannya diatas kayu salib yang terkutuk! Mati dan dikuburkaan, lalu bangkit pada hari yang ketiga dan hidup selama-lamanya! – Tuhan Yesus adalah bukti dari sebuah pengorbanan terbesar yang pernah terjadi diseluruh alam semesta ini! TANDA-TANDA MENGENAL KRISTUS “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya,” – Filipi 3:10 Ada beberapa arti kata “mengenal”, yaitu 1. To learn to know atau belajar untuk mengetahui sesuatu (knowledge atau Pengetahuan). 2. To be known atau untuk dikenal atau menjadi terkenal. 3. To understand atau belajar untuk mengerti 4. To become acquainted with atau mencoba mendekatkan diri, menjadi akrab. 5. To know atau Ginosko atau know absolutely is a Jewish idiom for sexual intercourse between a man and a woman! Kita tidak cukup hanya mengenal Tuhan Yesus dari poin satu sampai empat saja. Tuhan Yesus mau mengenal kita dan kita mengenal Dia sedalam hubungan suami istri. Seperti Efesus 5:31-32 “Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.” Banyak orang mengenal Yesus sebagai: 1. Tabib diatas segala tabib yang bisa on call 24/7 without Holiday. 2. Juru selamat roh, jiwa dan tubuh kita juga. 3. Pemberi berkat yang melimpah atau unlimited Debit Card! 4. Penghibur dan sumber damai sejahtera yang tidak terbatas! 5. Raja diatas segala raja. Menurut saudara, Siapakah Yesus…? Menurut saya, Tuhan Yesus sangat ingin agar tubuh, jiwa, dan roh kita terpelihara sempurna dengan tidak bercacat sampai kedatanganNya yang kedua, karena Dia yang sudah memanggil kita adalah Tuhan yang setia sampai seluruh rencanaNya digenapi didalam hidup kita (1 Tesalonika 5:23-24). Ini adalah gambaran pengenalan yang paling dalam dan intim, yaitu bersatunya tubuh, jiwa dan roh seseorang dengan pasangannya, yang hanya bisa terjadi dalam hubungan suami-istri yang diikat dengan blood covenant. Mengenai keadaan manusia awal, Alkitab dibuka dengan kalimat “Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik…” (Kejadian 1:31a). Mengenai keadaan akhir manusia, Alkitab ditutup dengan kalimat “Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:2, 4). Inilah Tuhan yang saya kenal dengan Ginosko atau kenal dengan benar dan absolut. Dia memulai dengan sangat baik, Dia juga yang akan mengakhiri segala sesuatuNya dengan sangat baik! God is soooo good! Amin! Jbi with new dimension! Sent from my iPhone

Mengapa Kita Berteriak pada waktu Marah?

MENGAPA KITA BERTERIAK SAAT MARAH Konon bunda Teresa memandikan anak gelandangan ditepi sungai Gangga. Ia melihat ada keluarga yang sedang bertengkar, saling berteriak. Ia berpaling ke murid2nya dan bertanya: “Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah?” Tanya bunda Teresa. Salah satu menjawab: “Karena kehilangan sabar, kita berteriak.” “Tetapi, kenapa harus berteriak pada orang yang ada di sebelahmu? Kan, pesannya bisa juga sampai dengan cara halus?” tanya bunda Teresa. Murid2 saling adu jawaban namun tidak ada satu yang mereka sepakati. Akhirnya sang bunda bertutur: “Bila 2 orang bermarahan, hati mereka sangat menjauh. Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka harus berteriak agar terdengar. Semakin marah, semakin keras teriakan karena jarak ke 2 hati pun semakin jauh.” “Apa yang terjadi saat 2 insan jatuh cinta?” lanjutnya. “Mereka tidak berteriak pada 1 sama lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati tidak ada atau sangat dekat.” Setelah merenung sejenak, ia meneruskan. “Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi? Mereka tidak lagi bicara. Hanya berbisikan dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisikan. Mereka cukup saling memandang. Itu saja. Sedekat itulah 2 insan yang saling mengasihi.” Bunda Teresa memandangi murid2nya dan mengingatkan dengan lembut: “Jika terjadi pertengkaran, jangan biarkan hati menjauh. Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh. Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak lagi bisa ditempuh.”… Mari kita belajar untuk saling mengucapkan kata-kata kasih. Amin. Jbu with new dimension

Harta Yang Tidak Kena Pajak

HARTA YANG TIDAK KENA PAJAK! Ada cerita menarik ttg kekayaan yang tidak kena pajak .. “Suatu hari datanglah pegawai pajak ke rumah bpk pendeta utk menghitung pajak yg hrs dibayarnya. “Apa yg kau miliki ?”, tanya pegawai pajak. “Oh, aku sangat kaya,” jawab pendeta itu. “Tolong daftarkan kekayaanmu, kata si pegawai pajak. Pendeta menjawab, “Pak ini kekayaan saya”..: 1. Saya mempunyai Hidup yg KEKAL (Yoh.3:16). 2. Saya mempunyai rmh di SURGA (Yoh.14:2) 3. Saya mempunyai DAMAI SEJAHTERA yg melampaui segala akal (Filipi 4:7) 4. Saya mempunyai SUKACITA yg tdk Terkatakan. (1 Pet.1:8) 5. Saya mempunyai KASIH ILAHI yg tdk berkesudahan. (1 Kor.1:8) 6. Saya mempunyai anak2 yg MANIS dan TAAT (Kel.20:12). 7. Saya mempunyai Isteri yang CAKAP (Ams.31:10) 8. Saya mempunyai teman2 yg BAIK & SUKA MENOLONG (Ams.18:24). 9. Saya mempunyai NYANYIAN di malam hari – NYANYIAN SUKACITA di kala duka (Mzm.42:9) 10. Saya mempunyai MAHKOTA Kehidupan (Yak.1:12) Pegawai pajak menutup bukunya sambil berkata, “Benar, Bpk sungguh org kaya 💰💰, tp semua kekayaan Anda tidak kena pajak, karena semua kekayaan anda berasal dan di simpan di dalam Kerajaan Sorga”. Jbu with new dimension!😃👍. Sent from my iPhone

Harta Yang Tidak Kena Pajak

HARTA YANG TIDAK KENA PAJAK! Ada cerita menarik ttg kekayaan yang tidak kena pajak .. “Suatu hari datanglah pegawai pajak ke rumah bpk pendeta utk menghitung pajak yg hrs dibayarnya. “Apa yg kau miliki ?”, tanya pegawai pajak. “Oh, aku sangat kaya,” jawab pendeta itu. “Tolong daftarkan kekayaanmu, kata si pegawai pajak. Pendeta menjawab, “Pak ini kekayaan saya”..: 1. Saya mempunyai Hidup yg KEKAL (Yoh.3:16). 2. Saya mempunyai rmh di SURGA (Yoh.14:2) 3. Saya mempunyai DAMAI SEJAHTERA yg melampaui segala akal (Filipi 4:7) 4. Saya mempunyai SUKACITA yg tdk Terkatakan. (1 Pet.1:8) 5. Saya mempunyai KASIH ILAHI yg tdk berkesudahan. (1 Kor.1:8) 6. Saya mempunyai anak2 yg MANIS dan TAAT (Kel.20:12). 7. Saya mempunyai Isteri yang CAKAP (Ams.31:10) 8. Saya mempunyai teman2 yg BAIK & SUKA MENOLONG (Ams.18:24). 9. Saya mempunyai NYANYIAN di malam hari – NYANYIAN SUKACITA di kala duka (Mzm.42:9) 10. Saya mempunyai MAHKOTA Kehidupan (Yak.1:12) Pegawai pajak menutup bukunya sambil berkata, “Benar, Bpk sungguh org kaya 💰💰, tp semua kekayaan Anda tidak kena pajak, karena semua kekayaan anda berasal dan di simpan di dalam Kerajaan Sorga”. Jbu with new dimension!😃👍. Sent from my iPhone

Harta Yang Tidak Kena Pajak

HARTA YANG TIDAK KENA PAJAK! Ada cerita menarik ttg kekayaan yang tidak kena pajak .. “Suatu hari datanglah pegawai pajak ke rumah bpk pendeta utk menghitung pajak yg hrs dibayarnya. “Apa yg kau miliki ?”, tanya pegawai pajak. “Oh, aku sangat kaya,” jawab pendeta itu. “Tolong daftarkan kekayaanmu, kata si pegawai pajak. Pendeta menjawab, “Pak ini kekayaan saya”..: 1. Saya mempunyai Hidup yg KEKAL (Yoh.3:16). 2. Saya mempunyai rmh di SURGA (Yoh.14:2) 3. Saya mempunyai DAMAI SEJAHTERA yg melampaui segala akal (Filipi 4:7) 4. Saya mempunyai SUKACITA yg tdk Terkatakan. (1 Pet.1:8) 5. Saya mempunyai KASIH ILAHI yg tdk berkesudahan. (1 Kor.1:8) 6. Saya mempunyai anak2 yg MANIS dan TAAT (Kel.20:12). 7. Saya mempunyai Isteri yang CAKAP (Ams.31:10) 8. Saya mempunyai teman2 yg BAIK & SUKA MENOLONG (Ams.18:24). 9. Saya mempunyai NYANYIAN di malam hari – NYANYIAN SUKACITA di kala duka (Mzm.42:9) 10. Saya mempunyai MAHKOTA Kehidupan (Yak.1:12) Pegawai pajak menutup bukunya sambil berkata, “Benar, Bpk sungguh org kaya 💰💰, tp semua kekayaan Anda tidak kena pajak, karena semua kekayaan anda berasal dan di simpan di dalam Kerajaan Sorga”. Jbu with new dimension!😃👍. Sent from my iPhone

Hidup Bagaikan Kertas

” Hidup Bagaikan KERTAS ” •Akte kelahiran… adalah kertas. •Piagam kelulusan dan penghargaan…. kertas. •Ijazah dan surat deposito…adalah kertas. •Akad nikah… kertas. •Paspor… Terbuat dari kertas. •Surat kepemilikan rumah, dan kendaraan …. juga kertas. ●UANG dan surat saham… juga kertas. •Surat hutang …juga kertas! Kehidupan kita layaknya hanya dikelilingi kertas2. Seiring waktu berlalu, dirobek, kemudian dibuang dan dibakar….. Berapa banyak orang bersedih karena “kertas-kertas” yang dimilikinya? Dan berapa banyak orang begitu bahagia dengan “kertas-kertas” yang dimilikinya?. Tetapi, ada satu lembar kertas yang tidak mungkin dilihat oleh manusia itu sendiri… yaitu: “AKTE KEMATIAN” nya sendiri! Setiap manusia itu pasti punya kemampuan yang ada batasnya yang tak mungkin dia mampu mengatasinya! Ada dua hal yang tidak akan selamanya ada dalam diri seseorang, yaitu: “Masa Mudanya dan Masa Tuanya”. Ada dua hal yang berguna untuk setiap orang yaitu : “Hati Yang Mulia dan Hati Yang Mengampuni”. Ada dua hal pula yang akan mengangkat derajat seseorang yaitu : “Sikap Rendah Hati dan Berbagi Kasih” Belajarlah untuk punya prinsip hidup yang DIBERKATI dan MEMBERKATI. Ada tiga fase hidup yang tidak bisa kita hindari: 1. Masa puber: anda punya waktu dan kekuatan tetapi tidak punya “UANG”. 2. Masa dewasa untuk bekerja: anda punya uang dan kekuatan, tetapi tidak punya “WAKTU”. 3. a. Bagi yang sukses. Masa tua: anda punya uang dan punya waktu, tetapi tidak punya “KEKUATAN LAGI”. b. Bagi yang gagal, masa tua: anda kehilangan Uang, Waktu, dan KEKUATAN! Bagi Anak-anak Kerajaan Allah berbeda: 👉Manfaatkanlah hidup yang masih ada untuk memuliakan Tuhan dan hiduplah se-baik2nya dengan hanya melakukan kehendak Tuhan Yesus selagi kita masih bisa bernafas, tenaga, dan waktu! 👉Anda selalu yakin bahwa kehidupan orang lain lebih baik dari kehidupan saya, dan orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan anda jauh lebih baik darinya. Hal itu terjadi dikarenakan kita melupakan 1 hal terpenting dalam hidup kita yaitu bersikap “Kurang mensyukuri apa yang sudah kita miliki”. Sebaliknya, kita selalu membadingkan keadaan kita dengan orang yang jauh diatas kita, sehingga kita dengan segala daya dan upaya berfokus dan meraih apa yang tetangga kita miliki tapi belum kita miliki! Ini iri hati, tidak pernah puas dan tidak bisa bersyukur! 👉Jangan terlena hanya dengan urusan-urusan dunia yang fana, pikirkan hidup yang sehat & berguna untuk diri sendiri dan orang lain. Niscaya hidup anda baru bermakna dengan kertas2 yang anda miliki selama berada di dunia ini. a. Masa muda adalah waktu untuk bertumbuh dan belajar hidup mengenal Tuhan. b. Masa dewasa adalah untuk berkarya terbaik dengan menggunakan dan mengembangkan apa yang sudah kita pelajari dari Tuhan dan bersama keluarga yang kita kasihi melakukan kehendak Tuhan dalam segala aspek kehidupan. c. Masa Tua adalah menikmati KEBAIKAN dan ANUGERAH Tuhan sampai kira kembali bersama dengan Dia baik di Firdaus untuk sementara sambil menunggu waktu penentuan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua ke bumi untuk membuat kita memerintah bersama Dia di bumi seperti di Sorga selamanya! Amin! Jbu in every season of your new dimension!

MANUSIA

MANUSIA Seorang hamba Tuhan yg bijak (penuh dan hidup dengan HIKMAT TUHAN) ditanya “Apakah yang Paling Membingungkan” di Dunia ini ? Beliau menjawab : “Manusia”, Karena dia “Mengorbankan Kesehatannya” hanya “Demi uang”; Lalu dia “Mengorbankan Uang”nya demi Kesehatan”. Lalu dia “Sangat Khawatir” dengan “Masa Depannya”. sampai’ dia “Tidak Menikmati Masa Kini”; akhirnya dia “Tidak Hidup di Masa Depan atau pun di Masa Kini”; Dia “Hidup Seakan-akan Tidak Akan Mati”, lalu dia “Mati” tanpa “Benar2 Menikmati” apa itu “Hidup”…. Bersyukurlah dengan apa yang selama ini kita dapati dan kita nikmati….. Karena kita tidak akan tahu, apa yang akan terjadi hari esok….. Ketika lahir dua tangan kita kosong….. ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong… Waktu datang dan waktu pergi kita tidak membawa apa²…… Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan.. Jangan minder karena miskin dan hina.. Bukankah kita semua hanyalah pengelola dan semua milik kita hanyalah pinjaman dari Tuhan… Tetaplah rendah hati seberapapun tinggi kedudukan kita….. Tetaplah percaya diri seberapapun kekurangan kita. Karena kita hadir di dunia tidak membawa apa2 dan kembali ke Tuhan juga tidak membawa apa2… Hanya pahala kebajikan atau dosa kejahatan yang dapat kita bawa. Datang ditemani oleh Tangis….. Pergi juga ditemani oleh Tangis….. Maka dari itu tetaplah bersyukur kepada Tuhan dalam segala keadaan apa pun…. Hiduplah disaat yg benar-benar ada dan nyata untuk kita, yaitu SAAT INI… bukan dari bayang2 masa lalu maupun mencemaskan masa mendatang yg belum lagi tiba.. “Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas… yang tetap manis di tempat yang sangat pahit…. yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar…. serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat. Teresenyumlah karena keburukan masalalu kita sudah di tebus oleh DARAH YESUS, bersukacitalah dan nikmatilah atas Berkat-berkat NYA hari ini; song-song hari esok dengan Iman dan Pengharapan karena Tuhan Yesus sedang memimpin kita dan menunggu kita untuk bersama Dia selamanya. Jbu with new dimension!

Holiness By Grace

Holiness by Grace By Ps Samuel Yusuf ”Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.” – 1 Korintus 15:10 Pengertian kata ”Anugerah” paling sering disalahartikan, seperti seorang meminta ijin untuk melakukan kesalahan atau dosa, kemudian meminta ampun kepada Tuhan dan pasti diampuni karena anugerahNya Tuhan sangat besar. Dari ayat diatas, Paulus mengartikan bahwa anugerah adalah kekuatan yang diberikan Tuhan untuk hidup dalam kekudusan menurut ukurannya Tuhan. Dengan memahami pengertian kata “Anugerah” yang benar, kita dituntun untuk mempunyai kemampuan hidup dalam kekudusan Tuhan. Untuk meluruskan Pemahaman yang berkata “Aku dapat melakukan apa saja yang aku suka, karena aku memiliki anugerah”, kita tidak bisa lakukan dengan mengurangi kebutuhan akan anugerah itu sendiri, melainkan dengan menumbuhkan pengertian anugerah yang sebenarnya. Anugerah sudah mengubah Saulus dari seorang pembunuh menjadi rasul Paulus yang luar biasa dipakai Tuhan. Setiap langkah dan keputusan yang diambil oleh Paulus bukan lagi kemampuan dari seorang pribadi yang bernama Paulus, tapi oleh “Anugerah” Tuhan yang bekerja didalam hidup Paulus yang memampukan dia bekerja dan melayani Tuhan lebih keras dan lebih baik dari yang lain. Kita semua harus bertumbuh dalam pengertian anugerah Tuhan yang murni dan benar. Kita diselamatkan hanya oleh anugerah Tuhan, dan bukan hasil kerja atau kebaikan maupun kemampuan manusia atau oknum manapun, karena secara ukuran kemampuan manusia, kita tidak akan pernah bisa melakukannya. Seperti Lukas 15:11-32 tentang anak bungsu yang menghilang, karena dia dengan sadar dan secara sengaja pergi meninggalkan rumah dan bapaknya. Anak bungsu ini adalah anak sah yang memiliki hak untuk bertindak dan hidup sebagai seorang anak yang dikasihi oleh bapaknya. Tetapi, karena dia memilih hidup menurut keinginan hatinya sendiri dan meninggalkan rumah bapaknya, maka dia hidup keluar dari anugerah bapak alias hidup dalam dosa. Hal ini seperti orang yang hidup menurut keinginannya sendiri dan tidak mau hidup dalam kasih dan anugerahnya Tuhan, maka dia sudah memilih untuk hidup dalam dosa. Bukan bapaknya yang mengeluarkan dia dari rumah, tapi si bungsu sendiri yang mengeluarkan dirinya dari kasih dan anugerah bapaknya. Dosa sudah membuat anak bungsu ini menjauh dari kasih dan anugerah Tuhan. Sebagai akibatnya, dia merusakkan gambar diri dari seorang yang sangat berharga menjadi sangat rendah dan hina, dari yang asalnya hidup dengan penuh dengan otoritas dari bapaknya menjadi hidup sebagai hamba yang merasa tidak layak lagi hidup sebagai anak. Dosa sudah membuat anak bungsu ini jauh dari hubungan intim dengan bapaknya. Hubungan yang rusak ini menyebabkan dia kehilangan jadi diri yang sebenarnya. Kehilangan jati diri yang benar akan digantikan dengan jadi diri yang palsu, yang menyebabkan timbul akar pahit dan hal-hal yang sangat negatif dalam cara berpikir dan perbuatan kita. ”Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.” – Ibrani 12:15 Akar pahit, kebencian, perpecahan, kerusuhan terjadi karena kita menjauh dari grace (kasih karunia) Tuhan dan juga dari fellowship dengan Bapa, sehingga akan memunculkan broken identity (identitas yang salah). Identitas atau jati diri kita sangat erat hubungannya dengan otoritas. Pada waktu identitas kita salah atau rusak, maka rusak jugalah otoritas kita. Mengetahui identitas kita yang sebenarnya akan menentukan behaviour (sikap hidup), purpose (tujuan), dan destiny (tujuan akhir) dari kehidupan kita dengan benar. Ketika kita tidak mengetahui purpose dan destiny kita dengan benar, maka kita akan mengambil dan menghidupi purpose dan destiny yang salah, yang akan membuat kita menjadi sangat rendah dan jauh dari kehendak Bapa Sorgawi yang sangat mulia! Lukas 15:21 berkata “Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapak, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.” Anak bungsu ini menjadi budak dan menganggap dirinya tidak layak sama sekali untuk menjadi anak dan menikmati hak-hak dan fasilitas sebagai anak. Tetapi, inilah anugerah yang sangat besar dari sang bapak dalam Lukas 15:22-23 ”Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.” Kasih dan anugerah sang bapak memulihkan dan menguduskan kembali status anak atau jati diri anak yang hilang dalam diri anak bungsu ini, yaitu dengan cara: 1. Memberikan Jubah yang terbaik artinya kehormatan atau kemuliaan 2. Memberikan Cincin yang berarti otoritas dikembalikan 3. Memberikan SANDAL artinya status anak yang dipulihkan 4. Menyembelih lembu tambun artinya pesta yang sangat spesial Kitalah anak bungsu yang menghilang dari rumah bapak dan hidup menurut cara kita sendiri, sehingga kita tidak mempunyai jati diri yang benar dan hidup menjadi sangat rendah dengan menjadi budak nafsu, ambisi, seks, kesombongan, kepahitan, narkoba, keserakahan, kekerasan, iri hati dan kebencian. Kekudusan sudah dianggap barang antik dan tidak berguna lagi. Sadarilah bahwa kasih dan anugerah Sang Bapa Sorgawi kepada kita sudah sangat jelas terlihat. Kita sudah mengetahui bahwa Dia telah mengirimkan Sang Putra untuk mati di kayu salib dan menguduskan semua dosa-dosa kita. Inilah pemulihan hubungan intim, juga memulihkan status kita sebagai anak-anakNya, diberikan otoritas untuk bertindak sebagai penguasa bumi, dipulihkan kehormatan atau Kemuliaan kita, serta dipestakan dengan sangat spesial. Inilah anugerah Tuhan yang sangat besar yang membuat kita bisa hidup special (kudus) hanya bagi Dia! Amin. Jbu with new dimension! Sent from my iPhone

What Is A Breakthrough?

What Is A Breakthrough? A breakthrough isn’t a “wish” or your dream coming true or things working how you fantasize. It is God’s power invading our struggle and working wonders. It is a time for Miracle! A breakthrough is the line between the season of process and the season of harvest. God is saying, “You have crossed it, now It’s a time for Me to show My greater power in glorious way, it’s a time for New Dimension”! Haleluyah! Jbu. Sent from my iPhone

Representative of Christ's Kingdom, Sydney